19 Okt 2008

Barcode? Yang bener?


Pada awal perkembangannya, penggunaan kode baris dilakukan untuk membantu proses pemeriksaan barang-barang secara otomatis pada pasar-pasar swalayan. Namun, pada saat ini kode baris sudah banyak digunakan pada kartu identitas, kartu kredit, maupun untuk pemeriksaan secara otomatis pada perpustakaan. Pada dasarnya kode baris terdiri atas susunan garis-garis vertikal hitam (bar) dan putih (spasi) dengan ketebalan yang berbeda-beda. Garis-garis ini digambarkan berderet secara horisontal dan merupakan representasi karakter-karakter alpha-numerik (alphabet dan numerik). Untuk membantu pembacaan kode baris secara manual, biasanya dicantumkan juga angkaangka atau huruf-huruf di bawah kode baris tersebut. Fungsi dari kode baris ini adalah menyimpan data-data spesifik seperti: kode produksi, tanggal kadaluwarsa, maupun nomor identitas. Tujuan pokok dari kode baris adalah mengidentifikasi sesuatu dengan memberi label yang berisi kode baris.

Bentuk atau Jenis Barcode :
Barcode Satu Dimensi: Biasanya berbentuk garis vertical dan sederet angka
- Code 39
- Interleaved 2 of 5 (ITF)
- Code 128
- Universal Product Code (UPC)
Barcode Dua Dimensi: Biasanya berbentuk garis dan titik yang dapat menyimpan lebih dari 2000 karakter dalam sebuah ruang berukuran 4 inch.

So, hari gini sudah gak jaman ngantri berjam-jam di supermarket

5 Okt 2008

Electronic Data Interchange (EDI)

Electronic Data Interchange (EDI) didefinisikan sebagai pertukaran data komputer antar berbagai bidang organisasi atas suatu informasi terstruktur dalam format yang standar dan bisa diolah oleh komputer. EDI merupakan bentuk e-commerce sesuai definisinya, dan telah ada bentuk yang sama selama lebih dari 20 tahun. Saat ini teknologi dan implementasi EDI sudah sangat berkembang.
EDI juga merupakan “Suatu bentuk sistem pertukaran data dan informasi antar rekanan (satu dengan yang lain) dengan menggunakan media elektronik (computer) dalam bentuk electronic file, sehingga proses perpindahannya dapat dengan cepat, mudah dan tanpa hard file untuk menekan biaya ”
Misalnya:
•Pertukaran data dengan format dasar electronic files
•Pertukaran data electronic dengan base computer yang on line
•Pertukaran data dengan format standar internasional yang telah disepakati
•Pertukaran informasi data dengan tingkat keamanan dan menghindari kesalahan yang tinggi
•Tranfer data dengan cepat, mudah, biaya hard copy yang rendah

Tujuan EDI adalah untuk memfasilitasi perdagangan dengan cara mengikat bisnis antar partner dagang, EDI meningkatkan proses manual untuk mempertukarkan informasi dengan bidang bisnis lainnya dalam berbagai cara, misalnya data hanya perlu untuk dimasukkan satu kali saja, kemudian data tersebut bisa digunakan oleh pihak pengirim barang, manager kantor, dan lain-lainnya. Hal ini akan menurangi tenaga entry data. Pada dasarnya, data bisa dikirimkan dengan lebih efisien dengan menggunakan EDI.

Beberapa keuntungan dari EDI antara lain:
•Penghematan Biaya
-Tidak ada biaya kertas
-Tidak ada biaya penyimpanan dokumen kertas
-Tidak ada biaya pengiriman dokumen kertas
•Kecepatan
-Leadtime pengiriman dokumen kurang dari 1 menit
•Keakuratan
-Akurasi tinggi karena tidak ada entry data ulang
-Sistim EDI sudah dilengkapi dengan ECC (Error Correction Control)
•Keamanan
-Penggunaan enkripsi dokumen membuat dokumen hampir tidak bisa dipalsukan
•Integrasi
-Integrasi antar sistim dapat dilakukan dengan perantara EDI

Elektronic Commerce

e-commerce sangat sederhana yaitu kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telefon, dsb. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan e-commerce, akan mendatangkan peluang yang luas terutama munculnya proses bisnis baru dan jasa/produk baru dengan diperolehnya pasar baru bagi perusahaan/organisasi yang menggunakan e-commerce.
Pada umumnya disepakati bahwa EC dapat melibatkan tiga pelaku bisnis yang berbeda, yaitu perusahaan ("busines"), konsumen ("consumer") dan pemerintah ("public administration"). Berdasar kenyataan itu, dikenal beberapa kategori EC antara lain: Business to Business, Business to Consumer, Business to Public Administration, Consumer or Business to Public Administration, Consumer to Consumer, Public Adminstration to Public Administration.
Resiko e-commerce dapat terjadi karena kehilangan segi financial secara langsung karena kecurangan:
- Pencurian informasi rahasia yang berharga
- Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan
- Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak
- Kehilangan kepercayaan dari para konsumen
- Kerugian-kerugian yang tidak terduga

26 Sep 2008

System Analysis

Analisis sistem (systems analysis) dapat didefinisikan sebagai berikut : Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.Analis sistem ini dapat berfungsi dalam mengidentifikasikan masalah-masalah dari user, dan dapat menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan user. Kemudian memilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah yang pada akhirnya dapat merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan user.

Knowledge Management

Rumusan definisi Knowledge Management (KM )yang berlaku umum belum ada sampai saat ini. Secara sederhana KM dapat didefinisikan sebagai serangkaian proses penciptaan nilai dengan menggunakan knowledgebased assets. Sementara definisi yang lian yaitu bahwa KM merupakan upaya manajemen organisasi yang berfokus pada pembaharuan yang berkelanjutan atas sumber pengetahuan yang dimiliki perusahaan, dengan mendisain struktur organisasi, memfasilitasi anggota organisasi, serta memanfaatkan teknologi informasi dengan penekanan pada teamwork dan penyebaran pengetahuan. Dalam prakteknya, KM meliputi kegiatan pengidentifikasian serta pemetaan aset intelektual perusahaan, penciptaan pengetahuan baru sebagai competitive advantage, mempermudah dan memperbanyak aksesibilitas informasi korporasi, sharing best practices, serta pemanfaatan teknologi untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan tersebut. KM memiliki luas lingkup aplikasi yang dibagi ke dalam tiga tingkatan yaitu: 1) document management, 2) Information creation, sharing, and management dan 3) enterprise intelligence.

MIS vs IT

Ada banyak definisi dari Sistem Informasi diantaranya adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai. Dari definisi tersebut terdapat beberapa kata kunci yaitu: Berbasis komputer dan sistem manusia/mesin, sistem basis data terintegrasi, dan mendukung operasi. Sistem Informasi berpartisipasi dalam mengaitkan perencanaan, pengerjaan dan pengendali sebuah subsistem.Sedangkan Teknolgi Informasi atau IT merupakan segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis. Sehingga IT lebih ke penggunaan alat dan bagian dari Sistem Informasi. Teknologi informasi juga sangat berperan dalam menggantikan, memperkuat dan merestrukturisasi peran manusia. Seperti melakukan otomasi, menyajikan informasi danmelakukan perubahan-perubahan terhadap suatu tugas atau proses.